Kamis, 12 Desember 2013

Kilas Singkat Hasan Tiro



Moh.Tiro

Munir - Moh Tiro Tanggal 25 September 1925 lahir dari pasangan Teungku Muhammad- Pocut Fatimah digampong Tanjong Pidie. Tahun 1931-1933 umur 6 (enam) tahun Sekolah di Madrasah (SR) di LamMeuulo Pidie. Tahun 1933-1939 umur 9 (sembilan) tahun sekolah di Madrasah Sa’adah Al-Abadiyah Pidie.tahun 1939-1942 umur 16 tahun Sekolah normal Islam Institute Bireun.Tahun 1945 umur 20 tahun Pengurus BPI di Lammeulo Pidie. Tahun 1946, 21 tahun wartawan Koran Semangat Merdeka di Banda Aceh. Tahun 1946-1948, umur  21 tahun Kuliah du Fakultas hokum UII di Yogyakarta. Tahun 1948 umur 23 tahun, Mendirikan PII cabang Aceh dan menerbitkan Buku Perang Aceh 1873-1927. Tahun 1949 umur 24 tahun Memadukan anggota KTN PBB ke Banda Aceh dan Mr Sjahfruddin Prawiranegara membawakan dia ke kutaradja. Tahun 1950 umur 25 tahun Kuliah di Universitas Columbia New York Amerika dan Bekerja di Markas PBB. Pada tanggal 1 September 1954, umur 29 mengirimkan surat protes kepada perdana menteri Mr.Ali Sastroamidjojo.Tahun 1954 September umur 29 tahun Perdana menteri mr Ali Sastroamidjojo mencabut paspor diplomatic Hasan Tiro, dan Teungku Muhammad Daud Beureueh mengangkat Hasan Tiro sebagai Duta Besar DI/TII di PBB.Tahun 1954 tanggal 7 September Umur 29 tahun Harian Sin Pon membuat berita Markas D.I di Amerika; Hasan Tiro kirim ultimatum ke PM Ali.Pada tahun 1954 tanggal 6 September umur 29 Harian Sin Pon memuat berita Tiro akan di keluarkan dari Amerika, tanggal 27 September tahun 1954 ditahan oleh jawatan Imigrasi New York, dan tanggal 30 September Harian Sin Pon memuat berita Moh.Tiro di tahan di Amerika, pada 6 oktober Harian Sin Pon juga  memuat berita Moh.Tiro akan menuduh RI di PBB.Tahun 1955 mengirim senjata ke DI/TII di aceh dan pada bulan maret Moh.Tiro mengajak belasan Negara untuk memboikot KAA. Tahun 1955-1959 umur 30 Moh.Tiro bertemu dengan Kahar Muzakkar. Pada Umur 33 menerbitkan buku Demokrasi untuk Indonesia dan bertemu dengan Perdana Menteri DI/TII Hasan Ali di Jenewa.

Sumber: Buku Aceh di Mata Dunia

Tidak ada komentar: